web gratis

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Wednesday, 15 March 2017

FENOMENA TERBANGUNYA BANDARA DI KULON PROGO

BANDARA INTERNASIONAL AKAN SEGERA DI BANGUN DI KULON PROGO

Awalnya mungkin tidak banyak yang mengenal sebuah kabupaten di daerah Istimewa Yogyakarta sebelah barat ini yaitu Kulon Progo yang beribukotakan di Wates, diamakan Kulon Progo mungkin karena letak Geografisnya berada di sebelah barat ( kulon ) sungai Progo.
Kabupaten ini sebenarnya sangat luas, kebanyakan pendudukanya bertani, bercocok tanam dan peternak, daerah ini masih banyak lahan pertanian namun ada juga yang terdiri bebatuan yang kurang cocok untuk pertanian misalnya daerah Sentolo, namun keasrian daerah ini masih sangatlah terjaga, karena belum banyak bangunan tinggi, belum banyak pabrik-pabrik yang bercokol di sana, bahkan dahulu bisa dibilang merupakan daerah pinggiran yang kurang diperhatikan bahkan dahulu masih banyak penduduknya yang misikin dilihat dari bangunan rumah yang kebanyakan masih beratap rumbai daun kelapa dan berdinding bikik bambu.
Namun akhir-akhir ini  sudah mulai bergeliat pembangunanya, setelah di pegang seorang Bupati yang sangat bijaksana, seorang lulusan UGM yang benar-benar mengabdi untuk Rakyat, bahkan membuat kebijakan yang spektakuler dengan bedah rumah, yaitu mencari penduduk yang rumahnya tidak layak huni, semua dibiayai, dibuatkan bangunan yang memenuhi stndar hidup sehat, karena beliau adalah seorang dokter.
Kebijakan lain yang tidak kalah menarik adalah tidak bolehnya iklan rokok di kabupaten ini karena tidak menghendaki rakyatnya teracunin  oleh rokok, sehingga akan menyebabkan kesehatan masyarakat menjadi parah.
Kembali ke jedul awal, bahwa akan dibangunya sebuah Bandara Internasional di Kulon Progo, ini sebuah langkah yang sangat tepat, mengingat bandara Adisucipto sudah tidak mungkin untuk diperluas dikarena ketersediaan lahan juga semakin padatnya penerbangan yang menuju atau keluar dari Yogyakarta, maka dibangunlah Bandara baru dan yang paling tepat adalah di kabupaten Kulon Progo.
Pada awalnya rencana ini belum bisa diterima oleh masyarakat, karena mereka ketakutan akan ke mana setelah lahan mereka yang meupakan tempat mengais rezeqi dengan bertani dijadikan lapangan kapal terbang , sementara mereka tidak mempunayi keahlian lain selain bertani ?, namun dengan penjelasan setahap demi setahap akhirnya masyarakat bisa mengerti walaupun masih saja ada sebagian yang belum bisa menerima seratur persen.
Pada bulan maret ini geliat penduduk Kulon Progo mulai terasa, semakin dekatnya pelaksanaan pembanguna Bandara tersebut, mengakibatkan harga tanah melambung tinggi, mungkin sebelum adanya pembangunan bandara tersebut kala itu harga tanah hanya kisaran 70.000 per meter persegi sekarang sudah jauh melambung tinggi, terutama tanah-tanah di tepi jalan dendeles yang nantinya untuk jalur menuju bandara, harga tanah sampai berkisar antara 1 - 1.5 juta per meter persegi, tentunya nanti akan banyak orang kaya baru di daerah tersebut.
Untuk persiapan pembangunan ini sudah bergeliat, diantaranya penduduk yang bisa jaadi penambang pasir Sungai Progo, sudah membuat depo penambangan dan penimbunan pasir, untuk mengantisipasi kebutuhan pasir demikian juga untuk supali air bersih pihak PDAM sudah dinstruksikan untuk mempersiapkan dan berbenah.
Tidak meutup kemungkinan nantinya akan bercokol Hotel-hotel megah karena bandara tersebut bertaraf Internasional, tentunya hiir mudik orang asing akan selalu ada, dan ini semua akan banyak berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat yang akan meningkat.






Post a Comment