web gratis

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Thursday, 14 April 2016

MARI KITA BERI SOLUSI PROBLEM LIMBAH INDUSTRI, PERUSAHAAN ATAU RUMAH SAKIT ANDA, CARA PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH SAKIT DENGAN OZONISASI

CARA MENETRALKAN LIMBAH RUMAH SAKIT MAUPUN INDUTRI

Rumah sakit maupun  industri akan mempunyai kredibiltas bila air limbah buanganya tidak mencemari dan tidak mengganggu lingkunan, dikarena di rumah sakit adalah merupakan penampungan orang dengan beraneka ragam mengidap penyakit, tentunya apabila limbahnya tidak ditangani bisa menyebabkan masyarakat sekitar terjangkit penyakit yang diderita oleh pasien yang ada.
Maka dari itu setiap Rumah Sakit diwajibkan oelh kementrian Lingkungan Hidup untuk memiliki unit pengolah limbah baik padat maupun cair, dan unit pengolahan Limbah harus benar-benar memenuhi kriteria standart air limbah buangan sesuai dengan Undang-undang Lingkungan Hidup.
Di sisni akan kami sajikan salah satu contoh proses maupun teori unit pengolah limbah cair untuk Rumah Sakit.
Artikel ini kami buat berdasarkan pengalaman dari hasil riset mengolah limbah industri tekstil maupun Rumah sakit menggunakan Ozone.
Sebenarnya ada banyak macam sistem pengolahan limbah Industroi maupun rumah sakit diantaranya :
1. Sistem Konvensional
2. Sistem Kimia
3.Sistem Biologi
4. Elektro Flokulasi
5. Dan yang paling mutahir menggunakan Ozonisasi
Semua itu diaplikasi sesuai dengan kreteria limbah yang dihasilkan
Untuk sistem Konvensional kita harus menyediakan lahan yang sangat luas, karena harus membuat bak-bak pengendapan secara bertahap, dan memerlukan waktu yang lama.
Adapun dengan sistem kimia kita bisa perlakukan dengan sistem Koagulasi maupun flokulasi dan ini diterpakan pada proses konvensional, yaitu menggunakan Koagulan berupa Poly Alumunium Chloride dan sebagai Flokulan adalah Anionic Polymer, biasanya Flokulan dan Koagulan diaplikasikan pada proses konvesional pada tahap proses sedimentasi.
Dan yang sangat mutakhir adalah dengan system Ozonisasi.
Sebelum melangkah lebih lanjut, kita coba kilas balik apa itu Ozone ?
Mungkin anda semua telah banyak mendengar dan mengenal istilah Ozone, telah banyak literatue yang mebahas mengenai Ozone, Ozone yang memilki rumus kimia O3 ini merupakan pelindung bumi dari sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari.
Ozone dialam terbentuk dari O2 karena adanya energi sinar matahari yang melewatinya, sehingga terbentuk O3 sehingga berdasarkan konsep ini maka ada indurtri yang  membuat mesin pembuat ozone yaitu dinamakan Ozone Generator.
Pada Ozone Generator yaitu dengan prinsip Oksigen ( O2 )dari udara dialiri listrik dengan tegangan tinggi sehingga akan pecah dan kembali bersatu membentuk O3 sistem ini dinamakan Corona Discharge.lihat ilutrasi di bawah ini.
Pada dasarnya Oksigen pada tingkatan sangat stabil sedangkan Ozone tidak stabil sehingga akan sangat reaktif dalam bentuk gas.

Adapaun Ozone ini digunakan dibebeapa negara maju sebagai disinfektan pada proses pembuatan air minum karena kemampuan membunuh bakteri sangat tinggi namun sangat aman bagi lingkungan, bakteri yang ada dalam air akan mati apabila ditembak dengan Ozone, juga bisa menghancurkan lumut-lumut pada pemipaan terutama untuk membersihkan lumut-lumut yang ada pada Cooling tower.
Ozone sangatlah efektif untuk disinfektan karena sangat destruktif terhadap bakteri namun tidak meninggalkan racun seperti Chlorine, seperti anda ketahui bahwa pengolahan air minum untuk membunuh Bakteri yang menggunakan kaporit, akan meninggalkan Chlorine yang dengan dosis tertentu sangat berbahaya, bisa menyebabkan iritasi tenggorokan, merusak kulit, bahkan bisa mengancam populasi.

Ozone akan bereaksi terhadap senyawa ikatan tak jenuh sehingga bisa memecah ikatan, terutam pada kondisi asam.
Ozone apabila direaksikan terhadapa bakteri, polutan, jamur, virus, ganggang, lumut dll ozone akan bereaksi dan menghancurkanya.dan Ozone yg tidak beraksi maka akan terdegradasi menjadi O2 kembali setelah kurang lebih 20 menit.
Saat ini telah dikembangkan Mesin mebangkit Ozone adapun perusahaan tersebut ada di Amerika dan Cina.
 Dari konsep-konsep dasar di atas, kita di Indonesia telah membuat mesin pengolah limbah cair rumah sakit yang menggunakan mesin-mesin Ozone Generator tersebut, namun berdasarkan hasil percobaan saya Ozone mampu mereduce nilai Polutan COD dan BOD secara efektif, tapi untuk menurunkan kadar Amonia dan Phospat dalam limbah rumah sakit membutuhkan waktu yang lama dan jumlah Ozone yang besar.
Kami juga pernah melakukan percobaan untuk menangani limbah pabrik tekstil dan hasilnya mampu merubah warna limbah yang awalnya hitam pekat, bisa menjadi jernih.
Untuk menurunkan kandungan pencemar Amonia dan Phospat pada limbah rumah sakit apabila menggunakan Mesin Ozone masih memerlukan bahan pengikat atau penetral Amonia dan Phospat, namun apabila menggunakan kaporit sangat berbahaya, karena amonia justru bereaksi denagn Chlorine yang akan membantuk Chloramine yang sangat beracun.
Berikut hasil observasi saya tentang pengolahan limbah Tekstil menggunaka Ozone :

Dan berikut ilustrasi unit pengolah limbah rumah sakit system Ozone yang kami rancang dan hasil sangat memuaskan :

Pengolahan limbah Rumah sakit dengan koagulan secara kimiawi , dimana ini menggunakan koagulan PAC.
Banyak sekali perusahaan yang berdiri di Indonesia, dan tidak sedikit pula  perusahaan tersebut yang belum sadar atau belum peduli tentang pengangan limbah dan kelestarian lingkungan, hal ini perlu ditekankan dan ditegaskan kesadaran akan pengolahan limbah, memang biaya untuk itu tidaklah sedikit namun hal ini apabila diabaikan akan menghancurkan masa depan anak cucu kita, akan muncul penyakit-penyakit aneh yang akan diderita oleh mereka karena daya racun limbah Industr maupun rumah sakit.
Ingin konsultasi masalah penangan limbah bisa hubungi telp : 081329036646