web gratis

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Friday, 19 February 2016

HATI-HATI JANGAN SAMPAI PENIPUAN BEGINI MENIMPA KELUARGA ANDA

HATI-HATI DENGAN MODEL PENIPUAN SEPERTI INI

Kejadianya di siang hari,tanggal 5 Fevruari 2016 terjadi di sebuah kampung di kabupaten Subang, kebetulan dekat dengan kakak ipar saya, sehingga kami mendapat kabar ini melalui kakak ipar.
Disaat semua laki-laki kampung tersebut pergi ke masjid untuk melaksanakan Sholat Jum'at, ada rumah yang ditinggal pemiliknya melaut yang bekerja di kapal pesiar, maka rumah tersebut di tempati oleh kakek bernawa ( inisal ) Was dengan istrinya, kebetualn si kakek tersebut tidak pergi Solat Jum'at entah karena apa, saat setelah menonton televisi, dia duduk-duduk di depan rumah.
Tiba-tiba ada seorang pemuda datang mengendarai sepeda motor Butut, dan bertanya kepada si kakek Was :
Pemuda : Kek.... rumahnya kosong ?
Kakek   : Isa, cucuku ( tidak menyebut nama ) sedang berlayar.
Pemuda : Gini kek, saya dapat telepon dari Iqbal ( nama cucu si kakek ) katanya suruh nyerviskan TV nya
Kakek   : Ah.. Tv nya ga apa-apa, barusan saya tonton.
Pemuda : Bener kek... katanya suruh menyerviskan TV nya.
( diluar sadar akhirnya setuju dengan pemuda tersebut.)
Pemuda : TV nya saya lepas ya Kek ?
Kakek   : ya..ya. silahkan
Pemuda langsung melepasi kabel TV dan mengankut ke Sepda motor, bahakn sempat minta tolong ke Kakek Was
Pemuda : Kek, bantuan
Kakek   : wah iya ini harus ditali
Pemuda : Sekalian kipas angin yg di depanTV tadi ya Kek
Kakek   : iya... boleh, ( dan kakek memanggil istrinya untuk ngambil kain jarit untuk tali )
Pemuda : Nek.. tali pakai kain jarit yang terbaru ya ?
Nenek   : Iya.. ( maka sang nenek mengambil kain jarit terbaru )
Akhirnya TV,kipas Angin sudah terikat menggunakan kain jarit terbaru,dan pemuda berpamit pergi dan berjanji setelah Servis selesai TV, kipas Angin segera akan dikirim lagi.
Setelah si pemuda pergi jauh si kakek baru nyadar kalau telah kena tipu, dan mencari keponakanya untuk menelpon cucunya yang bernama iqbal, sayang tidak ketemu keponakanya, bisa berjumpa keponakan setelah esok harinya.
Si kakek was cerita ke keponakanya panjang lebar apa yang telah dialami, akhirnya minta untuk menelepon cucunya.
Seteleh keponakanya menelepon Iqpal yang sedang berlayar, ternyata tidak ada pesanan si Iqbal untuk menserviskan TV....
Beginilah cara penipuan sepertinya menggunakan ilmu gendam, untuk itu marilah kita semua waspada, terutama yang tinggal diperkampungan .
Akhir-akhir ini banyak penjahat semakin nekat, tidak pernah mengenal waktu dalam melakukan aksinya, lebih-lebih sekarang kepedulian masyarakat antara sesama sudah mulai luntur, semua sibuk dengan kepentingan masing-masing.



Post a Comment