web gratis

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Thursday, 10 September 2015

CARA MENYIMPAN BAHAN KIMIA DALAM LABORATORIUM HARUS DITANGANI DENGAN SERIUS ( CHEMICAL STORAGE )

PENANGANAN BAHAN KIMIA DALAM LABORATORIUM

Semua orang mengetahui bahan-bahan kimia sangat berbahaya, terutama yang bekerja dalam laboratorium harus mengetahui cara penangananya, ada bebarpa bahan kimia yang bersifat karsinogen ( penyebab kanker ), ada yang bisa menyebabkan iritasi, bahkan ada juga yang bisa menjadikan luka bakar apabial bersentuhan dengan kulit dan ada juga yang bisa menyebabkan kerusakan jaringan dalam tubuh apabila sampai masuk ke dalam tubuh manusia.
Ada bermacam-macam bentuk bahan kimia diantara berupa powder ( serbuk ), cairan,  gas, padatan ( pelet ) semua ini harus ada tatacara penanganya terutama yang berbentuk Gas, karena akan sangat mudah menguap dan bisa terhirup oleh system pernafasan, dan untuk bahan-bahan kimia semestinya harus disertai MSDS ( Material Safety Data Sheet ) dari produsen, sehingga ada  cara- cara penanganan dalam penyimpanan, melakukan tindakan apabila sampai mengalami kecelakaan dalam handlingnya.
Dari jenisnya bahan kimia ada yang tidak mudah terbakar dan ada yang mudah terbakar, untuk itu lakukan pengelompokan dan simpan dengan tempat penyimpanan yang benar-benar safe.
Untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan misalnya kebocoran bahan kimia yang bersifat gas dan beracun , maka bahan tersebut harus disimpan pada Almari yang dilengkapi exhaust dan bisa melakukan pembuangan ke luar ruang Laboratorium, demikian juga Ruang laboratorium harus dilengkapi Arm exhaust sehingga gas-gas beracun yang ada dalam ruang bisa dibuang keluar.
Adapun untuk bahan kimia yang mudah terbakar harus disimpan dalam Al mari yang benar-benar anti api, dan penempatanya harus dijauhkan dari alat-alat yang bisa menimbulkan panas, atau bahkan bara api.
Dalam proses reaksi kimia yang memungkinkan menimbulkan gas-gas beracun lakukan di bawah Al mari asam atau fume Hood, dan untuk proses penjebakan microba dalam Laboraotirum Microbiology lakukan di bawah Laminar Air Flow atau Biosafety Cabinet yang dilengkapi Hepa filter seshingga benar-benar steril.
Berikut di bawah contoh Almari untuk penyimpanan bnahan kimia yang mudah terbakar maupun tidak mudah terbakar:


Post a Comment