web gratis

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Sunday, 1 March 2015

NUTRISI UNTUK BAKTERI PENGURAI LIMBAH



NUTRISI UNTUK BAKTERI PENGURAI LIMBAH

Bakteri starter yang telah kami kenalkan sebelumnya agar bisa tumbuh dan bekerja secara efektif dalam menguari limbah entunya memerlukan Nutrisi, biasanya untuk nutrisi yang diberikan adalah Urea, akan tetapi harga Urea untuk industri sangat mahal, dan tidak boleh menggunakan Urea subsidi karena ada sangsi hukumnya.
Disini kami kenalkan Nutrisi pengganti Urea dengan nama KALVABIO MN -200,yang merupakan Nutrisi microorganisme untuk pengolahan air limbah secara Biologi, yang mana merupakan hasil formulasi bahan-bahan nutrisi yang tepat, KALVABIO MN-200 mengandung Macro Nutrisi dan diperkaya dengan Micro Nutrisi dan aditiv khusus yang mampu mempercepat pertumbuhan Bakteri dan mengoptimalakan bakteri dalam mengurai material Organic dalam proses unit pengolah limbah.
Dengan menggunakan dosis yang sedikit, dibanding dengan nutris konvensional, KALVABIO MN-200 menjamin performance lebih bagus pada lumpur aktif dalam mendegradasi nilai BOD dan merduksi TSS pada proses Unit Pengolah Limbah ( Waste Water Treatment ).
Propertis secara fisik KALVABIO MN-200 :
1.Bentuk fisik                                                 : Cairan
2.Penampakan                                     : Cairan bening
3.Bau                                                               : aroma Amonia
4.Densiti                                                          : 1.15 - 1.25 Kg/L
5.pH                                                                : 6.0 - 8.0
6.Kandungan padatan                         : 25 % Min
7.Batas penyimpanan                          : 6 bulan
8.Kelarutan dalam air                          : Larut sempurna

Dosis penggunaan :
Dosis harus dikalkulasi berdasarkan beban BOD ( Kg/hari ) normalnya dosis berkisar
3 - 5% berdasar BOD dalam sistem aerasi atau kisaran 0.1 - 0.5 % beban COD untuk sistem Anaerob dan tergantung kualitas dari limbah.dan hal yang penting pada tangki Aerasi dan dosis optimal harus dievaluasi.

Dengan menggunakan Nutrir ini kita bisa menghemat biaya antara 10-20% bila dibanding menggunakan Urea.
Post a Comment