Iklan Google

Tuesday, 16 October 2018

PERFORMA TIMNAS U-19 DALAM MENGHADAPI PIALA AFC DAN TIMNAS SENIOR UNTUK AFF

BEBERAPA KELEMAHAN TIMNAS U-19 DAN SENIOR

Kejuaraan sepak bola piala asia ( AFC ) untuk U-19 sudah snagta dekat, untuk saja Indonesia sebagai tuan rumah yang mana dukungan dari pengila bola Indonesia juga akan berperan terhadapa sepak bola kita, hanya saja kalau kita tengok dari hasil uji coba yang dialkuakn sepertinya belum bisa memberikan hasil maksimal, nyatanya dalam acara PSSI anniversary Timnas U-19 belum pernah menang, bahkan digunduli china dengan skor telak 0-3, kita coab analisa kelemahan saat menghadapi chian, sangat jelas mencolok postur tubuh timans kita yang kalah tinggi, juga skil, teknik Individu pamain chian memang lebih unggul, masih banyak kelemahan di timnas Indonesia, terutama kerjasama tim dan cara mencover pergerakan lawan, juga dalam pasing-pasing masih sering salah, hal yang sangat mencolok pemain kita apabila pasing bola kepada teman bergerak lambat, pemain penerima bola suka menunggu dan bahkan suka bergerak mundur dengan tujuan biar bola melambat sehingga mudah untuk mengontrol, sehingga lawan mudah sekali menyerobot dan mengantisipasi pergerakan bola, selain daripada itu masih sangat lemah disis pertahana sebelah kanan yang sangat mudah diekploitasi lawan, karena bek kanan sering terlalu ke dalam dan kedodoran saat diserang, juag untuk pemain tengah yang harus membantu pertahanan masih sering terlambat untuk menutup area pertahanan, maka sering sekali kecolongan, saat menghadapai Yordania, meski menang 3-2 namun bagi kami masih banyak faktor keberuntunganya, masih saja pasing-pasing sangat lambat, meski sempat unggul 3-0 dari fakotr foal keberuntungan karan tendangan spekulasi dan goal bunuh diri lawan, yangmana goal tercipta buka dari skema serangan yangterpola dan terstruktur dengan baik, Mestinya caoch Indra Safri bisa menentukan formasi yang tepat dalam menentukan pemain utama dan melakukan penggantian pemain jangan yang terlalu timpang, padahal pertandingan resmi sudah akan bergulir sangat dekat yaitu tanggal 18 Oktober dan lawan-lawan yang akan dihadapi tidak lah enteng, kita hanya mampu berdoa, semoga timnas U-a9 bisa berjaya, taka ada salahnya memanggil beberpa pemain timnas U-16 yang berpotensi seperti bagus Kahfi, karena naluri mencetak goalnya tinggi.
 Sekarang kita sorori Timans Senior yang diasuh oleh Bima Sakti sebagai pengganti Luis Milla, rupanya Bima sakti bisa belajar dari kegagalan saat menangai Timnas U-19 beberapa waktu lalu, dan dengan masuknya asisten pelatih Kurniawan Dwi Yulianto membawa efek positif dari permainan Timas Senior yang mampu mengalahkan Myianmar 3-0 dalam laga uji coba beberapa waktu lalu, namun kelemahan juga masih sma dengan tomnas U-19, dalam menerima pasing dari rekan, masih membawa karakter pergerkan mundur untuk menerima passing hal seperti ini mudah dibaca lawan, mudah disergap lawan, juag dalam mengantisipasi serangan lawan, sangat jelas saat melawan Hongkong yanga baru saja selesi denagn skor ibang 1-1, sebenarnya ada kesalahan dalam melakukan pergantian pemain, sepertinya Adu lestaluhu belum siap, nyatanya justru menjadi titik lemah dalam menggalang pertahanan, sering salah pasing dan mudah dikelabuhi lawan, mestinya untuk penyerang yang diganti adalah Stepano Lilipali, dia menyia-nyaiakan beberpa kali kesempatan, juga permainanya sering terlambat untuk melepas bola, demaikian juga Beto sering terlambaut dalam antisipasi umpan teman juga dala melepas bola, masih sangat mudah dibaca pemain bertahan lawan, kelemahan juga pemain belakang masih salah antisipasi tusukan-tusukan serangan lawan, ini perlu diperbaiki.

Monday, 1 October 2018

INDONESIA DIREBUT AUSTRALIA

PERLAWANAN SENGIT AKHIRNYA PUPUS HARAPAN

Dag...Dig..Dug.... jantung terasa ingin copot, empot-empotan disaat menit-menit awal gawang Timnas Garuda muda digempur habis-habisan oleh pasukan aa-guru dari benua Australia, untung saja penjaga gawang Erlando sangat cekatan dan mampu membendung serangan-serangan lawan, pada saat pertandingan sepak bola piala AFC U-16 dalam merebutkan posisi untuk melaju ke semifinal.
Sebenarnya Australia merupakan benua tersendiri, namun dalam cabang olah raga sepak bola telah mengajukan ke badan sepak bola dunia yaitu FIFA agar bisa bergabung dengan benua ASIA dan ini disetujui, soalnya Benua Australia hanya memiliki satu negara yaitu negara Australia.
Secara perngkat FIFA jelas Australia berada jauh di atas Indonesia , yaitu peringkat 43 Dunia sedangkan Indonesia berada diurutan 162, namun apa yang dipertunjukan tim asuhan coach Fachri Husaini anak-anak yang bermain di kompetisi AFC U-16 kemarin sore sangatlah menakjubkan, seolah-olah timnas Garuda Muda selevel dengan Australia,nyatanya walaupun diserang habis-habisan justru mampu mencuri Goal terlebih dahulu melalui tendangan terukur dan terarah pemain muda berbakat Sutan Zico pada menit 16, sampai babak pertama berakhir kedudukan 1-0 untuk Indonesia.
 Secara teknik, kerjasama dan kekompakan tim Indonesia cukup bagus mampu meladeni pola permainan Australia, bahkan berkali-kali mengancam gawang Australia yang di motori Supriyadi , ini sangat merepotkan pertahanan Australia, tak jarang Supriyadi yang ditempel sangat ketat oleh 3 bahkan 4 pemain Australia masih saja bisa meloloskan diri dan mengancam gawang Australia, sehingga membuat para pemain Australia tegang , dan panik lebih-lebih ketinggalan 1 goal.
Memasuki paruh babak ke 2 rupanya pelatih Australia jeli dan sudah mempelajari kondisi pertahanan Indonesia, berkali-kali melakukan serangan melalui sisi kanan Indonesia, dan mereka melakukan umpan-umpan silang memanfaatkan keunggulan tinggi postur tubuh ke jantung peertahan Indonesia disisi kanan, maka tercipta goal balasan juga melalui serangan dari sisi kanan.
Terjadinya goal ke 2 adalah jelas menunjukan keunggulan postur tubuh, ssebuah umpan silang dari servis bola mati yang sangat terukur mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Pemain Australia yang datang tiba-tiba dari belakang tidak terantisipasi, karena jelas pemain belakang Garuda Muda kalah langkah karena panjang kaki pemain Autralia.
Adapun terjadinya goal ke 3 lagi-lagi pemain Australia mampu mengekploitasi sisi pertahanan sebelah kanan timnas Indonesia, sehingga mampu unggul 3-1, walaupun sudah unggul rupanya tim Australia tidak mengendorkan serangan, berkali-kali mamsih mampu mengancam gawang lawan, namun Indonesia tidak patah semangat, bahakan juga melakukan serangan-serangan berbahaya,dan hasilnya pada menit 92 dalam tambahan waktu mampu melesakan goal tambahan untuk memperkecil ketinggalan, sayangnya waktu terus berjalan, semisal masih ada waktu tidak menutup kemungkinan timnas Indonesia untuk menyamakan kedudukan atau malah bisa memballikan keadaan, namun dengan berkahinya waktu Indonesia kalah 2-3 dan secara otomatis gagal melangkah ke Semifinal dan Tiket menuju putaran piala Dunia U-17 yang akan di gelar di Peru, diambil oleh Australia.
Sebenarnya ad titik lemah yang masih bisa diperbaiki untuk Timnas kita yaitu cara memblokir pemain lawan, coba perhatikan, apabila pemain Indonesia membawa bola maka 2 atau 3 bahakan 4 pemain lawan langsung mengepung, dan disaat terkepung tidak ada pemain indonesia yang mendekat untuk mengganggu pengepung atau minta bola, sedangkan apabila pemain Australia membawa Bola pemain kita tidak melakukan pressing sebagaimana pemain Australia melakukan, kemudian dari segi teknik dan skil, sebenarnya para pemain kita tidak kalah, namun cuman kadang mudah tertipu oleh pergerakan badan tipuan lawan sehingga tidak mampu merebut bola, nah ini pelatih harus melatih pemain bagaimana menipu pergerakan kaki untuk menipu tipuanlawan sehingga bisa merebut bola.
Secara keseluruhan timnas Indonesia cukup bagus, punya harapan ke depan, ini adalah bibit dan cikal bakal Sepak bola Indonesia, tinggal bagaiman PSSI bisa mengoptimalkan, dengan pembinaan, pemberian prasarana, untuk melatih fisik, dan yag tidak ketinggalan bagaimana bisa menambah tinggi badan pemain, karena postru tubuh juga merupakan salah satu keunggulan bagi pemain.
BRAVO SEPAK BOLA INDONESIA >>> AYO MAJU TERUS>>>

Sunday, 30 September 2018

BENCANA PALU, DONGGALA, LOMBOK SEBUAH FENOMENA SOLIDERITAS KEMANUSIAAN, INDONESIA BERDUKA, INDONESIA DARURAT BENCANA

MENGAPA BENCANA MENIMPA INDONESIA DENGAN BERTUBI-TUBI ?

Negeri ini sangatlah elok, sangat beragam budaya, bergam bahasa daerah walaupun disatukan sebuah bahasa yaitu bahasa Indonesia, namun setiap suku tetap bisa mempertahankan kebudayaan masing-masing daerahnya dari turun temurun nenek moyangnya.
Negeri ini juga banyak ragam kepercayaan dan agama, ada Islam, kristen, Katolik, Hindu, Budha, kong hu cu, ada yanga nimesme , dinamisme, alliran kepercayaan, namun orang memandang bahwa Indonesia mayoritas beragam Islam bahkan orang luar negeri berani menyebut sebuah negara dengan penduduk Muslim terbesar di Dunia, tapi sejatinya kalau di tengok mendalam tidaklah demikian, mungkin disebut Mayoritas beragama Islam berdasarkan statistik di pencatatan sipil berdasarkan data kartu tanda penduduk, ini disebabkan ada beberapa warga yang memiliki kepercayan seperti aliran kepercayaan atau tidak punya pegangan agama tertentu oleh pemerintah setempat dilaporkan agamanya Islam.
Sungguh sangat menyedihkan akhir-akhir ini banyak sekali bencana alam menimpa sebagian warga Indonesia belum hilang dari ingatan gempa lombok yang masih menggoraskan luka bagi penduduk setempat, baru-baru ini terjadi gempa dengan sekala 7.3 skala richter di palu, Donggala yang mengakibatkan Tsunami, dan menelan banyak korban jiwa tentunya menjadikan sebuah tanda tanya , mengapa tak pernah berhenti bencana menimpa, dimualai dari meletusnya gunung galunggung, Bencana Tsunami Aceh, Gempa Bumi Yogyakarta yang menelan ribuan korban di kabupaten Bantul , meletusnya gunung merapi Yogyakarta yang bahakan sampai merenggut tokoh adat fenomenal mbah Marijan, ini semua salah siapa ? apakah ini sebuah hukuman atau sekedar peringatan dari Tuhan ?
Coba kita renungkan, apabila orang Islam yang pahan Al Qur'an disebutkan apabila sebuah wilayah telah banyak maksiat maka tak henti-henti Alloh akan menurunkan ( mencicipkan ) siksa, apaila di tengok dari kalimat itu apakah banyak warga negara ini berlaku maksiat ? naytanya sudah banyak yang tahu agama tapi tidak mempraktekan, bahkan tidak sedikit yang melanggar larang-larangan Alloh, tidak ta'at perintah Alloh, nyata nya kemaksiatan merajalela di negeri ini, dari perjudian, minum2 an keras ( oplosan ), peredaran narkoba, perselingkuhan, perzinahan,yang semua itu merupakan lrangan dalam Agama manapun,  bahkan mereka seolah-olah bangga dengan apa yang telah dilakukan, namun bagi yang kurang percaya dengan Tuhan itu karena fenomena alam yang disebabkan oleh kerusakan struktur bumi dan pergeseran lempengan , kalau orang yang beriman, kejadian tersebut waluapun terjadi pergeseran lempengan sebagaimana mencocoki teori, itu ada memang  merupakan sebuah cara untuk memberi peringatan kepada umat manusia, agar yang berakal bisa berfikir dan merenung untuk meningkatkan ketaqwaan kepada hambaNya yang beriman.
Maaf ini bukan menyudutkan akan tetapi mari kita semua instropeksi diri, apakah kita semua sudah lupa dengan fitrah kita di dunia bahwa kewajiban kita adalah untuk beribadah.
Kami juga turut berduka dan belasungkawa juga sangat prihatin atas bencana yang menimpa negeri ini, saya doakan yang meninggal diterima sesuai amalnya dan yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Dari proses akibat bencana tersebut, banyak masyarakat bergerak hatinya untuk saling mebantu dari daerah yang tidak terkena Bencana, dengan segala macam cara mereka mengumbulkan donasi dari warga, ada yang meminta sumbangan di jalan-jalan terutama di perempatan yang terdapat Lampu merah, dari sebuah sekolah, Yayasan, Mahasiswa dll, seperti yang kami jumpai dalam perjalanan dari Solo ke Yogya kemarin, banyak sekali para pencari Donasi, tak ketinggalan pula Bank-Bank,Stasiun Televisi semua membuka rekening untuk penyaluran dana sumbangan bencana tersebut, tak ketinggalan pula para Musisi dll.
Ini sebuah lambang kepedulian, sebuah rasa kemanusiaan dan persudaraan yang tinggi di Masyarakat sebagai makhluk sosial,namun ada hal yang perlu di waspadai, jangan sampai maraknya permintaan sumbangan ada oknum yang menyalahgunakan, misalnya kelompok orang-orang yang tidak bertanggung jawab meminta sumbangan namun hasilnya justru tidak disalurkan alias hanya untuk kepentungan pribadi, saran kami, seyogyanya para relawan yang berada di jalan-jalan itu didaftar oleh Dinas Sosial, dan dimintai laporan keuanganya agar transparan juga hasil penyaluranya.

Thursday, 27 September 2018

GARA-GARA MENYEPELAKAN TIMNAS INDONESIA MEREKA TERSINGKIR

TAK DISANGKA SEPAK BOLA INDIA MAMPU MENAHAN IRAN

India sebenarnya bukanlah negeri sepak bola, olah raga favoritnya adalah kriket, seperti permainan bola kasti kalau di kampung-kampung zaman dahulu, selain itu juga India trekenal olah raga bulutangkisnya seperti Prakash Padukone, dan yang sekarang ada pemain tunggal wanita yaitu Shindhu, tidak prnah disangka dan dinyana mungkin era kebangkitan sepak bola India, di mana timnas U-16 yang berlaga di piala AFC mampu menekuk tim favorit seperti Vietnam yang mana pelatihnya sangat meremehkan Indonesia, demikian juga ternya Timnas India mamapu mengimbangi IRAN yang disebut-sebut sebagai tim terkuat dalam Group ini.
Apakah  malam ini Timnas India mampu menundukan perlawana impresif Timnas Indonesia ? inilah babak seru yang dinanti-nanti, karena ini merupakan penentuan siapa yang akan lolos ke babak berikutnya.
Dalam pertandingan semalam kedua kesebalasan  ngotot berusaha keras untuk menundukan lawan, terjadi jual beli serangan yang salaing membahayakan seingga membuat denyut jantung berdegub kencang, ternyata India juga mampu meladeni permainan cepat Timnas Indonesia, bahkan pertahanan kita sempat kocar-kacir, di obrak abrik para penyerang lawan, untuk saja masih bisa terselamatkan sehingga tidak kebobolan satupun Goal, tak beda dengan dengan serangan Timnas Indonesia mempu beberapa kali membuat pertahanan India empot-empotan, namaun sayang tidak ada juga goal tercipta sampai babak akhir, kedudukan 0-0 sehingga kedua kesebelasan ini maleju ke permpat final dimana timnas Indonesia sebagai juara group mengantongi nilai dari hasil pertandingan mengalahkan Iran 2-0 kemudiana melawan Vietnam imbang 1-1 dan melawan India 0-0, sementara India menjadi runner up group C ini juga memiliki nilai 5 dengan mengalahkan Vietnam 1-0 dan bermain imbang dengan Iran dan Indonesia , hanya saja India kalah selisih goal dengan Indonesia.
Sementara itu dipertandingan laian sang dilaksanakan pada waktu yang sama antara Vietnam melawan Iran, yang mana Iran mampu melibas dan menggasak Vietnam dengan skor yang sangat meyakinkan 5-0, namun ternyata itu tidak bisa mengobati kekecewaan para pemain Iran, karena hasil menang 100 golpun tidak ada artinya karena hanay mengantongi nilai 4 yaitu hasil main imbang dengan India dan menang dengan Vietnam. tentunya ini sangatlah menyakitkan, karena sebelum kompetisi dimulai mulai dari Pelatih Iran sudah sangat over convident, bahkan berani meremehkan Indonesia , menyebut bahwa Timnas Indonesia hanyalah sebagai pelengkap penderita dalam turnament ini, tak jauh berbeda dengan pelatih Vietnam, juga memandang sebelah mata dengan Timnas Indonesia, ternyata kesombongan mereka justru membuat petaka dan malu, yang mana akhirnya mereka sama-sama gagal melaju ke perempat final, mereka harus gigit jari.
Bisa dipetik pelajaran hidupbahwa kita sebagai makhluk Tuhan tidak boleh sembarangan meremehkan orang lain.
SELAMAT UNTUK COACH FACHRI HUSAINI, DAN PARA PEMAIN TIMNAS INDONESIA YANG SUDAH BERJUANG KERAS DENGAN SEMANGAT MENGGELORA..... MAJU TERUS SEPAK BOLA INDONESIA.

Wednesday, 26 September 2018

TIMNAS GARUDA MUDA TERCABIK-CABIK PANDA CHINA

KELEMAHAN TIMNAS U-19 YANG SEGERA HARUS DIBENAHI

Dalam ajang Anniversary Cup PSSI yang dilaksnakan tanggal 23 September sampai dengan tanggal 25 Septembar 2018 yang diikuti oleh 3 negara dengan sepak bola modernya yaitu Indonesia, Thailand dan China, telah berakhir, Garuda Muda belum meraih kemenangan hanya bermain seri 2-2 melawan Thailand dan kalah telak 0-3 melawan negeri bambu, China.
Untuk persiapan Piala Asia bulan oktober nanti, mestinya coach Indra safri harus benyak berbenah karena lawan-lawan yang akan di hadipi nanti kualitasnya diatas rata-rata pemain Indonesia.
Belajar dari pertandingan kemarin, sbenarnya di tengok dari segi stamina, teknik para pemain Indonesia tidak jauh tertinggal, nyatanya saat melawan Thailand mamapu bermain imbang bahkan di awal babak pertama di menit-menit awal serangan Timnas Indonesia mampu membuat kocar-kacir pertahanan lawan, hanya saja sayangnya kita kecolongan karena murni dari kesalan ( blunder ) pemain belakang yang kurang tenang dalam, hal yang perli dicontoh system pertahanan Timnas U-16 saat mengalahkan Iran, saat timnas U-19 menghadapi Thailand mestinya disaat erkepung lawan , tidak perlu berkotak-katik mempermainkan bola di daerah vital karena jelas apabila terseobot akan sangat beresiko tinggi untuk kebobolan, sanagt jelas sekali kebobolan 2 goal karena kurang koordinasi pemain belakang dan grogri saat menghadapi tekanan lawan.
memasuki babak ke dua Indonesia sangat tertekan, Thailand mulai memperagakan cirikhas permainan mereka dengan umpan-impan pendek yang cepat dan rapi, pola permainan sangat jelas visi dan misinya, sangat terarah.
Kita amati permainan garuda muda ada titik lemah yang mendasar, diantaranya saat menerima passing dari rekan pemain lain untuk mengambil bola menunggu jadi apabila lawan punya insting dan kecepatan tinggi pasti bola tersebut akan mudah direbut lawan, ini dah berkali-kali terjadi, kemudian cara kontrol bola saat menerima passing dikaki tidak lengkat,masih suka mantul, sehingga sangat mudah diseobot lawan, apabila mendapat serangan balik, para pemain tengah masih suka terlambat turun untuk mencover daerah pertahanan.
Saat menghadapi timnas China , sangat jelas sekali rapuhnya pertahanan, serangan cepat china sangat terukur, taktis umpan-umpan akurat dan dalam membongkar pertahann lawan sangat jitu, merka sudah unggul dari postur tubuh, punay kecepatan juga teknik dan skil individu juga sangat bagus, merka benar-benar sudah bermain layaknya pemain dunia yang profesional.
Tidak mnegecilkan Timnas kita, namun hal yang harus dibenahi adalah teknik dasar mengontrol bola saat menerima passing, bergerak cepat melakukan umpan-umpan pendek dan akurat, karena kebanyakan pemain kita apabila ingin melakukan passing melambat dulu, sedangakan para pemain China maupun Thailand mereka bisa melakukan passing dan menerima passing samabil berlari dan itu sangat akurat.
Sang coach harus meningkatkan kecepatan berlari pemain, daya tahan , naluri membaca pergerakan lawan, juga mampu melakukan pressing2 dangan jitu.

Friday, 21 September 2018

PELATIH TIMNAS IRAN MENDADAK BISU DAN KELU.

TIMNAS SEPAKBOLA U-16 INDONESIA MENGGASAK TIMNAS IRAN

Termia kasih MNCTV, Terima kasih pelatih timnas bung Fachri husaeni, terima kasih bagas-bagus, terima kasih seluruh pemain timnas U-16 yang berlaga di Stadion bukit jalil , Malaysia,terima kasih para Suporter yang mendatangi stadion untuk mendukung Timnas, hari in seluruh pencinta sepak bola Indonesia bergembira, bangga, karena mampu menunjukan permainan yang apik, impresif memporakporandakan permainan Timnas Iran yang kabarnya alias notabene dianggap memiliki kualitas diatas Timan Indonesia, nyatanya hari ini mereka Frustrasi, hari ini mereka terkejut , hari ini mereka shock, bahkan hampir pada semaput, dengan bertekuku lutut oleh si Kembar Bagas dan Bagus.
Diawali pada menit ke empat babak pertama . serangan timnas Indonesia dari sisi kanan pertahanan Timnas Iran, yang dibangun oleh Supriyadi, dengan umpan mendatar ke mas Bagus Kahfi, maampu dikonversikan menjadi sebuah Goal, serangan terus bergelombang sehingga membuat para pemain Iran kocar-kacir, beberapa kali penjaga gawang Iran berjumpalitan menyelamatkan gawangnya.
Namun Iran tidak tinggal diam, akhirnya lima belas menit terakhir sempat membuat para penonton deg-deg plas.... untung juga para tetap tenang walaupun digempur oleh penyrang2 dari Iran, saya acungkan jempol untuk Erlando yang mampu mebendung tendangan2 dari para penyerang Iran, yang sangat ngotot ingin mengejar ketinggalanya, namuan usaha mereka berkali-kali gagal, sehingga membuat mereka frustrasi melakukan tendangan2 spekulasi yang jauh dari sasaran.
Memasuki Babak ke dua, jual beli serangan terjadi, perbutan bola di lapangan tengah sanga kuat, silih berganti menguasai bola, dan permainan timnas Indonesia sangat displin rapi, dan lugas, bahkan sempat tercoipta sebuah peluang Bagus Kahfi yang mampu menerobos 4 pemain belakang lawan tinggal berhadapan dengan penjaga gawang, sayang tendangan plesinganya masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Iran sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru bagi Indonesia, Lagi-lagi Bagus kahfi hampir mencipatakan Goal saat mampu menerobos pertahanan lawan dari sisi kanan, yang mana gawang sudah melompong, para pemain belakang Iran sudah pada kebingungan, juga penjaga gawang sudah terlanjur maju ke depan mengantisipasi namun terkecoh, sayang tendanganya melenceng di sisi kiri gawang lawan, karena sepertinya Bagus Kahfi kurang sabar dan sedikit terpeleset.
Sebelum perhelatan di mulai dengan nada sombing dan congkaknya komentar pelatih Iran Abbas Chamanian, menganggap Timnas Indonesia belum levelnya, berani mengatakan bahwa Timnas Indonesia hanyalah sebagai pelengkap penderita dalam turnamen ini, namun kesombonganya itu justru jadi sebuah bumerang, justru meningktakan motivasi dan daya juang seluruh punggawa Garuda Muda, dah sebuah petaka terjadi ada mas injury time menit ke 92 di mana saudara kenbar dari Bagus Kahfi yaitu mas Bagas mampu meliuk-liuk megobrak-abrik pertahanan lawan, melewati 4 pemain belakang lawan dan akhirnya mampu menakhlukan penjaga gawang iran untuk menciptakan Goal ke dua bagi Timnas Indonesia, sehingga ini menjadikan Pelatih Iran Abbas Chamanian terduduk lemas, tersa kelu tidak bisa berkata apa-apa melihat pemainya harus bertekuk lutu dengan Timnas Indonesia.

Sekali lagi terima kasih Bagas- Bagus dan erima kasih atas perjuangan adik-adik seluruh pemain, kami semua terhibur, kami semua bangga, ayo.... teruskan perjuanganmu, taklukan seluruh lawan-lawanmu, jangan pernah takut, mereka juga manusia ....lanjutkan saat melawan Vietnam nanti hari senin tanggal 24 September 2018 jam 18.30... ay seluruh rakyat Indonesia kita dukung bersama.

BRAVO SEPAK BOLA INDONESIA MENUJU PENTAS DUNIA.................

Wednesday, 12 September 2018

TEKNIK MEMATIKAN LAWAN DALAM BULUTANGKIS/BADMINTON


CARA MENGALAHKAN LAWAN DALAM BULUTANGKIS/BADMINTON

Tepak bulu angsa atau Badminton alias bulutangkis merupakan jenis olahraga favorit nomor 2 setelah sepak bola bagi masyarakat Indonesia, olahraga ini dimainkan di atas lapangang berbentuk kota segi panjang denagn antara lawan di batasi oleh jaring atau Net, menggunakan Raket yang berupa bingkai dengan anyaman senar, dan yang dipukul adalah bulu angsa yang disusun,yang dinamakan sutle cock.

Dahulu zaman kita kecil karena kondisi saat itu bermain Badminton dengan bahan seadanya, kalau tidak mampu beli raket pemukul menggunakan centong nasi dari kayu dan sutle cocknya yang berbahan dari bulu enthok yang berwarna hitam, dan larinya bola sangat kencang, sedangkan net yang digunakan biasanya menggunakan kain selendang, seiring dengan kemajuan mampu membeli raket, namun raket yang ada kala itu tidak seperti sekarang, saat itu raket Bulutangkis berbinkai kayu dengan senar yang agak besar, apabila setelah bermain raket tersebut harus diklem dengan klem khusus raket untuk menghindari melengkungnya bingkai.
Banyak sekali pemain Indonesia mulai dari zaman Rudi Hartono ( yang 8 kali menjadi juara dunia ), Liem Sweking, Ii Sumirat, Lius Pongoh, Ardy B .Wiranata, Hastomo Arbi, Icuk Sugiarto,Alan Budikusuma,Taufik Hidayat, Tomi Sugiarto, Ginting, dan saat ini yang sedang menjadi idola kaum hawa mulai dari para Gadis sampai ibu-ibu yaitu Jo-Jo yang memiliki nama lengkap Jonathan Cristy, karena aksi selebrasi yang unik seperti pemain bola yang habis mencetak goal saat menjuari Asian Game beberpa waktu lalu, dengan aksinya tersebut banyak Gadis berteriak histeris dan sport jantung begitu melihat postur tubuh yang sangat ideal, sispack .
Itu semua adalah para pemain tunggal putra,yang memiliki ciri khas gaya bermain berbeda-beda,misalnya Rudi Hartono sangat terkenal dengan permainan rely-rely panjang, Liem Sweking tekenal dengan Jumping smeshnya yang dijuluki King Smesh, Ii Sumirat terkenal dengan kegesitanya, demikian juga Lius pongoh, Ardy B.W sangat terkenal keuletanya bahkan diberi julukan si bola karet karena liuk2 badanya sangat lentur pantang menyerah, ke mana saja bola berada selalu dikejar, sementara Hastomo Arbi sangat terkenal dengan smeshan halilintar, Icuk Sugiarto dengan permainan rely karena didukung oleh kekuatan fisiknyasedangkan Alan Budikusuma merupakan pemain yang memiliki teknik yang komplit, tak ketinggalan Taufik Hidayat memiliki teknik penempatan bola yang bagus juga kecepatan, seangkan Tomi Sugiarto mirip dengan gaya bapaknya, untuk Ginting memiliki teknik yang bagus dan semangta juang yang tingi, nah yang terkhir Si Jo-Jo, ini sepertinya mampu mengkombinasikan teknik , kecepatan dan fisik.
Untuk Ganda Putra banyak sekali yang cukup terkenal yaitu Cuncun, Johan Wahyudi yang memilki Jumping smesh yang sangat terkenal, namaun ternyata perkembangan perbulutangkisan zaman now banyak sekali perubahan, kalau zaman now jarang sekali melakukan rely-rely panjang, sekarang kebanyakan memiliki teknik tinggi dan dikombinsai dengan kecepatan, karena system penilaian dengan rely point yang mana apabila mati maka akan memberikan keuntungan nilai kepada lawan, kalau zaman old system penilaian dengan 15 angka untuk setiap game dan apabila mati tidak memberikan nilai kepada lawan namun pindah serves bola.
Dari type permainan para pemain top dunia ternyata bisa diamati bagaiman cara mematikan lawan atau titik lemah lawan sehingga kita bis mendapatkan point.
Sebeleum kita membahas teknik mematikan lawan kita definisi dahulu beberpa jenis pukulan dalam Badminton yaitu : Lop merupakan peukulan bola jauh ke garis belakang, Drop Shot merupakan pukualn tipuan yang seilah-olah akan dilakukan smesh atau lop akan tetapi bola jatuhnya pendek di depan net, Smesh yaitu pukulan kencang tajam menukik yang biasanya dengan kekuatan penuh tenaga dan juga kadang diiringi dengan lompatan, pukual Back hand merupakan jenis pukulan yang berlawanan dengan langkah kaki dan Fore hand yang merupakan jenis pukulan yang seiring dengan langkah kaki.
Nah dalam teknik dasar main bulutangkis ternyata langkah kaki itu juag ada aturanya, dan apabial menguasai teori ini maka sangat mudah bisa menjagkau bola dimana lawan mengarahkanya , adapaun kunci langkahnya adalah sebagai berikut ;apabila kita memegang raket menggunakan tnagan kanan, saat mengambil bola di depan maka langkah kaki kanan juga ke depan, apabila mundur mengambil bola di belakang, maka langkah kaki kanan juga posisi ada di belakang, apabila mengambil bola secara back hand maka gerakkan langkah kaki kanan pada posisi tangan mengambil bola demiakian juag sebaliknya apabila kidal.
Untuk mematikan lawan lihatlah gambar di bawah :
 

Perhatikan arah anak panah , ujung anak panah dimana letak posisi jatuhnya sutle cock di daerah lawan yang sangat mematikan, apabila permaian tunggal menggunakan kotak dalam, jadi ada 4 titik untuk mematikan lawan sedangkan untuk permainan ganda ada lima titik lemah yang bisa menjadikan lawan mati. samping depan kanan maupun iri, pojok belakang baik kanan maupun kiri juga bagian tengah , karena apabila kita bisa menaruh bola di tengah akan mengacaukan perthanan yang dikarenakan akan saling ragu untuk mengambil bola takut terjadi tabrakan raket, dalam menyerang bisa dengan smesh tajam agar smeshan bisa menukik tajam maka gunakan gaya dari pergelangan tangan,atau dengan system kejut maupun drop shoot, untuk melatuh agar pergelangan tangan lentur dan fleksibel harus dilatih, ada salah satu cara melatih pergelangan tangan salahsatu yang sangat sederhana adalah isikan air pada botol sirup kaca,pegang dan lakukan putar-putar setiap pagi dan sore.
Yang jadi pertanyaan, bagaiman kalau lawan menguasai teori seperti itu ? jawabnya kita harus meiliki kelebihan kekuatan fisik dan stamina juga kecepatan, untuk itu perlunya berlatih keras.

CARA BERTAHAN DARI SERANGAN LAWAN.

Tentunya lawanpun ingin mematikan kita unutk meraih point, ,aka kota juga harus mengetahui strategi bertahan, apabila kita pemain single maka kita selalu memposisikan di didi tengah lapangan dengan tujuan untuk mempermudah pergerakan saat lawan menaruh bola di area kita, sedangkan apabila kita bermain ganda bisa dengan posisi sejajar menyamping ( jejer dalam bahasa jawa ) atau juga berposisi depan dan belakang sesuai situasi, sedangkan posisi raket dalam pegangan miringakan 45 derajat agar bisa mengembalikan smeshan lawan.

 


PERFORMA TIMNAS U-19 DALAM MENGHADAPI PIALA AFC DAN TIMNAS SENIOR UNTUK AFF

BEBERAPA KELEMAHAN TIMNAS U-19 DAN SENIOR Kejuaraan sepak bola piala asia ( AFC ) untuk U-19 sudah snagta dekat, untuk saja Indonesia se...